Data terbaru dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menunjukkan penurunan tajam dalam posisi spekulatif net kedelai di Amerika Serikat. Hingga tanggal 16 Januari 2026, indikator ini tercatat turun dari level sebelumnya 104.8K menjadi 58.9K.
Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam sentimen pasar terkait komoditas tersebut, yang bisa berdampak pada perdagangan kedelai global. Kontraksi ini mungkin mencerminkan ketidakpastian ekonomi atau perubahan strategi spekulator dalam merespons kondisi pasar terbaru.
Analis dan investor di sektor agrikultur kini menghadapi tantangan baru dalam meramalkan pergerakan harga komoditas ini, di tengah fluktuasi pasar yang semakin dinamis. Dalam jangka panjang, perkembangan ini bisa mempengaruhi keputusan produksi dan investasi di sektor pertanian, terutama mengingat peran penting kedelai sebagai bahan baku utama untuk berbagai industri.