Pada hari Senin, yen Jepang menguat melampaui 158 terhadap dolar AS, mencapai level tertinggi dalam satu minggu. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan perdagangan, yang mendorong investor mencari aset safe-haven. Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan mengancam akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa sebagai bagian dari upaya untuk menguasai Greenland, langkah yang mendapat kritik dari para pemimpin Eropa. Sementara itu, di Jepang, perhatian tertuju pada keputusan kebijakan Bank of Japan yang dijadwalkan minggu ini. Meskipun suku bunga diperkirakan tetap tidak berubah, bulan Juni mungkin memiliki prospek untuk penyesuaian kebijakan. Selain itu, ada spekulasi bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi dapat menyerukan pemilihan cepat bulan depan. Pemilihan potensial ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan otoritasnya dan memajukan strategi fiskal ekspansif. Salah satu strategi yang dilaporkan sedang dipertimbangkan adalah proposal kampanyenya untuk sementara menangguhkan pajak penjualan 8% pada makanan, sebuah langkah yang dirancang untuk meringankan beban kenaikan biaya makanan di Jepang.
FX.co ★ Yen Jepang Menguat karena Permintaan Aset Safe-Haven
Yen Jepang Menguat karena Permintaan Aset Safe-Haven
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading