logo

FX.co ★ Saham Indonesia Lesu di Awal Pekan

Saham Indonesia Lesu di Awal Pekan

Saham-saham Indonesia menunjukkan sedikit pergerakan pada tengah hari Senin, mempertahankan level sekitar 9.080 setelah mengalami kenaikan selama tiga sesi sebelumnya. Pasar mundur dari rekor tertinggi minggu lalu karena para pedagang memilih untuk mengamankan keuntungan mereka. Sementara itu, sinyal dari permintaan domestik tetap bervariasi. Aktivitas ritel menunjukkan perbaikan seiring dengan berakhirnya tahun, namun sentimen konsumen tetap berhati-hati, dengan sektor otomotif dan properti terus menunjukkan permintaan dasar yang lemah.

Berpindah ke pengaruh internasional, China, mitra dagang utama Indonesia, melihat ekonominya tumbuh sebesar 5% pada tahun 2025, sejalan dengan tingkat pertumbuhan dari tahun 2024 dan memenuhi target Beijing. Namun demikian, pertumbuhan pada kuartal keempat melambat ke level terendah dalam tiga tahun akibat permintaan yang lemah. Kenaikan di sektor seperti properti, saham siklikal, dan non-siklikal hampir seimbang dengan kelemahan yang diamati di sektor kesehatan, bahan dasar, dan transportasi.

Di antara pemain pasar utama, Astra International mengalami kenaikan sebesar 5,0%, Bank Mandiri naik sebesar 2,2%, dan Pantai Indah Kapuk Dua melonjak sebesar 7,0%. Di sisi lain, Amman Mineral International mengalami penurunan sebesar 5,9%, Telkom Indonesia turun sebesar 4,1%, dan Barito Renewables Energy merosot sebesar 2,1%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading