Rupiah Indonesia melemah ke sekitar IDR 16.950 per dolar pada hari Senin, melanjutkan tren penurunannya dan mendekati titik terendah bersejarah sekitar 16.960 yang dialami pada April 2025. Antisipasi pelonggaran moneter lebih lanjut meningkat seiring bank sentral bersiap untuk pertemuan kebijakan dua hari dalam beberapa hari mendatang. Anggota dewan menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi mengingat tekanan fiskal setelah bencana besar di Sumatra akhir tahun lalu. Dari September 2024 hingga September 2025, Bank Indonesia menurunkan suku bunga sebesar total 150 basis poin, didukung oleh tingkat inflasi yang terkendali. Sementara itu, badan statistik nasional sedang bersiap untuk merilis data PDB Q4 pada awal Februari, setelah pertumbuhan Q3 melambat menjadi 5,04% year-on-year dari 5,12% di Q2, yang menunjukkan penurunan konsumsi meskipun ada upaya pemerintah untuk meringankan pengeluaran rumah tangga. Secara internasional, indeks dolar mundur dari level tertinggi beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa sebagai bagian dari upaya untuk menguasai Greenland.
FX.co ★ Rupiah Mendekati Rekor Terendah saat Ekspektasi Pelonggaran Meningkat
Rupiah Mendekati Rekor Terendah saat Ekspektasi Pelonggaran Meningkat
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading