Harga emas tetap mendekati rekor tertinggi pada hari Selasa, berkisar sekitar $4,670 per ons. Kekuatan ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan untuk aset safe-haven di tengah meningkatnya gesekan perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Denmark memperkuat kehadiran militernya di Greenland setelah Presiden Trump tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mengendalikan wilayah tersebut. Situasi ini terjadi setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor tambahan sebesar 10% pada barang-barang dari delapan negara Eropa, efektif mulai 1 Februari, dengan kemungkinan meningkat menjadi 25% pada bulan Juni kecuali AS mendapatkan hak akuisisi untuk Greenland. Sebagai tanggapan, para pemimpin UE berencana untuk membahas langkah-langkah balasan potensial pada pertemuan darurat yang dijadwalkan pada hari Kamis. Secara paralel, pelaku pasar dengan cermat memantau laporan inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang akan datang, yang diantisipasi akhir pekan ini, yang mungkin memberikan wawasan lebih lanjut tentang arah suku bunga Federal Reserve. Kinerja emas yang kuat tahun ini dibangun di atas keuntungan luar biasa yang dicatat pada tahun 2025, didorong oleh permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang melibatkan Venezuela dan Iran, serta kekhawatiran yang terus-menerus tentang otonomi Federal Reserve.
FX.co ★ Harga Emas Mendekati Rekor Tertinggi
Harga Emas Mendekati Rekor Tertinggi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading