Pada hari Selasa, indeks KOSPI turun sebesar 0,5% menjadi sekitar 4.880, mengakhiri rekor tertinggi selama dua belas hari berturut-turut. Penurunan ini didorong oleh memburuknya sentimen risiko global dan investor yang mengambil keuntungan. Lanskap eksternal menjadi lebih menantang setelah ancaman tarif baru dari AS terhadap Eropa memicu kembali ketidakpastian perdagangan. Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang Jepang memperketat kondisi keuangan di kawasan tersebut, mengurangi selera risiko di pasar ekuitas Asia. Penurunan ini terjadi setelah indeks baru-baru ini menembus tonggak 4.900 poin untuk pertama kalinya. Dengan posisi investasi yang diperpanjang, investor memanfaatkan kesempatan untuk mengamankan keuntungan, membuat indeks lebih rentan terhadap perkembangan global yang negatif. Kerugian terutama terkonsentrasi di antara produsen chip utama, dengan Samsung Electronics dan SK hynix keduanya jatuh lebih dari 2%, menunjukkan tekanan valuasi di tengah pergeseran yang lebih luas menuju penghindaran risiko. Perusahaan besar lainnya juga mengalami penurunan, termasuk Hyundai Motor (-1,9%), Kia Corporation (-3,2%), HD Hyundai Heavy Industries (-1,5%), dan SK Square (-2,0%).
FX.co ★ Saham Korea Selatan Mundur dari Rekor Tertinggi
Saham Korea Selatan Mundur dari Rekor Tertinggi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading