Futures minyak sawit Malaysia tetap di atas MYR 4,100 per ton pada hari Selasa, pulih dari kerugian kecil yang dialami pada sesi sebelumnya. Pemulihan ini didorong oleh tren positif dalam minyak nabati di bursa Dalian dan Chicago. Selain itu, ekspektasi penurunan produksi sebesar 15%–17% pada bulan Januari, ditambah dengan peningkatan permintaan musiman menjelang Tahun Baru Imlek dan awal Ramadan pada bulan Februari, semakin mendukung harga. Permintaan dari India, pembeli minyak sawit terbesar di dunia, diperkirakan akan pulih setelah penurunan signifikan dalam impor bulan Desember ke level terendah dalam delapan bulan. Namun demikian, penguatan ringgit dan kehati-hatian menjelang perkiraan survei kargo untuk pengiriman 20 hari pertama bulan Januari membatasi kenaikan harga lebih lanjut. Analis menyoroti bahwa persediaan tetap tinggi, yang terus memberikan tekanan pada pasar. Ke depan, Reuters memperkirakan bahwa futures minyak sawit mentah untuk tahun 2026 akan rata-rata sedikit di bawah tahun 2025. Di Indonesia, keputusan pemerintah untuk menunda mandat biodiesel B50 sambil melanjutkan dengan B40 telah lebih lanjut memoderasi ekspektasi permintaan.
FX.co ★ Harga Minyak Sawit Naik di Atas MYR 4,100
Harga Minyak Sawit Naik di Atas MYR 4,100
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading