Pasar saham Eropa mengakhiri hari Selasa dengan penurunan yang signifikan, melanjutkan penurunan tajam dari hari sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh tekanan yang meningkat akibat ancaman tarif yang diajukan oleh Amerika Serikat. Indeks STOXX 50 Zona Euro turun sebesar 0,6%, ditutup pada 5.893, sementara indeks STOXX 600 turun sebesar 0,7%, berakhir pada 603. Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali minat pemerintahannya untuk mungkin mengakuisisi Greenland dari Denmark, setelah memberlakukan tarif pada mitra dagang utama Eropa. Selain itu, ia mengancam tarif sebesar 200% pada anggur Prancis, terutama karena Presiden Prancis Macron memilih untuk tidak bergabung dengan "Dewan Perdamaian" Trump. Iklim ketidakpastian ini berdampak buruk pada sektor keuangan, dengan bank dan perusahaan asuransi mengalami penurunan tajam. Hal ini diperparah oleh kenaikan imbal hasil obligasi Jepang, yang memberikan tekanan pada pasar utang pemerintah Eropa. Perusahaan seperti Allianz, Santander, dan Intesa Sanpaolo mengalami penurunan saham lebih dari 2,5%. Sementara itu, bisnis yang terkait dengan pasar anggur dan sampanye Prancis, seperti LVMH, mengalami dampak yang lebih ringan sebagai respons terhadap ancaman tarif baru, dengan saham LVMH turun sebesar 2%.
FX.co ★ Saham Eropa Ditutup Lebih Rendah untuk Sesi ke-2
Saham Eropa Ditutup Lebih Rendah untuk Sesi ke-2
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading