Indeks KOSPI turun sebesar 0,8% menjadi sekitar 4.845 pada hari Rabu, menandai sesi kerugian kedua berturut-turut. Penurunan ini terutama disebabkan oleh ketidakpastian yang terus-menerus terkait kebijakan tarif AS, yang berdampak negatif pada sentimen pasar. Perusahaan yang berorientasi ekspor menunjukkan kehati-hatian karena Mahkamah Agung AS sekali lagi menunda keputusan mengenai legalitas tarif "timbal balik", meninggalkan potensi bea pada ekspor Korea yang belum terselesaikan. Hal ini, bersama dengan penjualan investor asing yang berkelanjutan, mendorong pengambilan keuntungan selektif dan mengurangi aktivitas pasar di luar sektor teknologi. Penurunan ini sangat terasa pada perusahaan seperti LG Energy Solution, yang turun sebesar 2,2%, Hanwha Aerospace sebesar 1,3%, HD Hyundai Heavy Industries sebesar 2,2%, dan Doosan Enerbility sebesar 3,7%. Sebaliknya, raksasa semikonduktor Samsung Electronics dan SK Hynix menunjukkan ketahanan, naik masing-masing sebesar 2,6% dan 0,4%, didorong oleh ekspektasi siklus naik yang berkepanjangan di sektor chip yang dipicu oleh permintaan AI. Selain itu, Hyundai Motor dan Kia Corporation menunjukkan kenaikan signifikan, masing-masing naik sebesar 8,8% dan 3,7%.
FX.co ★ Saham Korea Selatan Memperpanjang Kerugian Akibat Ketidakpastian Tarif
Saham Korea Selatan Memperpanjang Kerugian Akibat Ketidakpastian Tarif
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading