Pada hari Rabu, imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun turun menjadi 4,76%, mundur dari titik tertingginya dalam lebih dari dua minggu. Penurunan ini terjadi setelah permintaan yang kuat pada penerbitan obligasi Treasury 2037 baru oleh pemerintah. Pemerintah berhasil melelang obligasi senilai A$15 miliar melalui penawaran sindikasi, yang menarik tawaran hampir A$67 miliar. Fokus investor kini beralih ke laporan ketenagakerjaan bulan Desember yang akan dirilis pada hari Kamis, faktor penting yang mungkin membentuk ekspektasi terkait keputusan kebijakan Bank Sentral Australia (RBA) yang akan datang. Jika laporan tersebut menunjukkan kelemahan yang signifikan, hal ini dapat mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, meskipun perhatian juga beralih ke angka inflasi kuartal keempat yang diantisipasi minggu depan. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan kemungkinan sekitar 30% dari kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh RBA pada pertemuan Februari. Awal pekan ini, imbal hasil obligasi naik tajam akibat penjualan besar-besaran obligasi pemerintah Jepang dan ketegangan yang timbul dari perselisihan Presiden AS Donald Trump dengan sekutu Eropa mengenai Greenland.
FX.co ★ Imbal Hasil 10-Tahun Australia Menurun
Imbal Hasil 10-Tahun Australia Menurun
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading