Pada bulan Desember 2025, penjualan retail menggunakan kartu elektronik di Selandia Baru menunjukkan penurunan yang signifikan, mencatatkan angka -0,5%. Ini merupakan perubahan drastis dibandingkan dengan bulan sebelumnya, November 2025, yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,6%.
Pembaharuan data yang dilakukan pada 21 Januari 2026 ini memperlihatkan adanya tantangan yang dihadapi sektor retail di Selandia Baru. Dalam perbandingan tahunan, data Desember menunjukkan kinerja yang lebih lemah dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.
Penurunan ini dapat mencerminkan berbagai faktor, termasuk perubahan perilaku konsumen dan kondisi ekonomi secara umum yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat. Pengamatan lebih lanjut terhadap tren ini penting untuk memahami arah ekonomi dan kebijakan yang mungkin diperlukan untuk mendukung pemulihan sektor retail.