Menurut data terbaru yang diperbarui pada 21 Januari 2026, Selandia Baru mencatat penurunan pada indikator migrasi eksternal dan kunjungan pada bulan November 2025. Angka ini menunjukkan penurunan dari 9,40% pada bulan Oktober menjadi 8,20% pada bulan November.
Penurunan ini menandakan perubahan dalam dinamika migrasi dan pariwisata di Selandia Baru menjelang akhir tahun lalu. Meskipun penyebab pasti dari penurunan ini belum dapat dipastikan, faktor-faktor seperti perubahan kebijakan imigrasi, kondisi ekonomi global, serta situasi pandemi yang masih berlangsung dapat menjadi beberapa penyebab utama.
Dalam menghadapi penurunan angka ini, pemerintah Selandia Baru mungkin perlu mengkaji kembali kebijakan untuk menjaga stabilitas aliran migrasi dan kunjungan guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Pemantauan lebih lanjut tentang tren ini di bulan-bulan mendatang akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang arah masa depan ekonomi negara tersebut.