Pada hari Kamis, indeks NZX 50 mengalami kenaikan, meningkat 49 poin, atau 0,4%, mencapai 13.467 pada perdagangan awal. Kenaikan ini berhasil mengimbangi penurunan dari tiga hari sebelumnya, karena investor menantikan rilis angka inflasi domestik Q4 yang akan datang. Analis memproyeksikan inflasi akan stabil di angka 3%, memicu optimisme untuk kemungkinan pemotongan suku bunga pada pertemuan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mendatang—langkah yang dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan PDB di tengah tingkat pengangguran yang tinggi.
Indeks umum mengikuti tren kenaikan yang terlihat di Wall Street pada malam sebelumnya. Dorongan ini dipicu oleh pidato Presiden AS Donald Trump di World Economic Forum, di mana ia mengusulkan potensi kesepakatan mengenai Greenland dan memutuskan untuk menarik kembali beberapa usulan tarif.
Secara keseluruhan, sebagian besar sektor diperdagangkan positif, termasuk keuangan, barang konsumsi, industri, dan utilitas. Dalam hal indikator ekonomi, kedatangan turis di Selandia Baru mengalami peningkatan tahunan sebesar 8,2% pada bulan November, sementara pengeluaran kartu elektronik mengalami sedikit penurunan sebesar 0,1% pada bulan Desember. Di antara kinerja saham yang menonjol, Auckland International Airport naik 1,0%, Contact Energy meningkat 0,9%, Skellerup Holdings dan Summerset Group masing-masing naik 0,8%, dan Ebos Group naik 0,5%.