Futures kedelai baru-baru ini diperdagangkan sekitar $10,70 per bushel, mendekati titik tertinggi mereka sejak pertengahan Desember. Kenaikan ini didorong oleh optimisme bahwa China akan terus membeli kedelai AS. Diskusi di World Economic Forum di Davos, yang digambarkan sebagai "konstruktif" oleh Menteri Keuangan AS Scott Bassett setelah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, telah meningkatkan ekspektasi untuk akuisisi China yang berkelanjutan. Laporan menunjukkan bahwa China telah mencapai tujuannya untuk membeli 12 juta ton kedelai AS, didorong oleh gencatan dagang akhir Oktober. Selain itu, kenaikan harga minyak kedelai mendukung futures, karena pasar mengantisipasi bahwa Badan Perlindungan Lingkungan AS akan segera mengumumkan peraturan biofuel final, yang mungkin termasuk pengecualian untuk kilang kecil. Namun, potensi kenaikan harga lebih lanjut dapat dibatasi oleh ekspor kedelai rekor dari Amerika Selatan. Asosiasi Nasional Eksportir Sereal Brasil (ANEC) memprediksi ekspor kedelai Januari 2026 akan mencapai 3,79 juta ton, meningkat 238% dari tahun sebelumnya, menandai rekor tertinggi untuk bulan tersebut.
FX.co ★ Futures Kedelai Mendekati Tertinggi Pertengahan Desember
Futures Kedelai Mendekati Tertinggi Pertengahan Desember
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading