Pada tanggal 22 Januari 2026, Federal Reserve Amerika Serikat (Fed) mengumumkan perkembangan terbaru dari neracanya yang mencapai angka $6.585 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan tipis dibandingkan indikator sebelumnya yang tercatat di $6.582 miliar.
Peningkatan neraca Fed ini mencerminkan langkah-langkah kebijakan yang diambil guna menstabilkan ekonomi dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Sebagai bank sentral Amerika Serikat, perubahan dalam neraca Fed dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap pasar keuangan global karena mencerminkan strategi moneter yang diadopsi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Keputusan untuk menambah aset di neraca ini menandakan strategi berhati-hati dari Fed dalam menjaga likuiditas pasar, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi di masa mendatang. Pasar keuangan akan terus mencermati pergerakan ini untuk menentukan arah kebijakan moneter selanjutnya dari bank sentral AS ini.