Dalam perkembangan terkini di pasar komoditas, posisi spekulatif jagung di Amerika Serikat telah menunjukkan penurunan yang signifikan. Data terbaru yang diperbarui pada 23 Januari 2026 menunjukkan bahwa net posisi spekulatif jagung telah turun mencapai -51,7K, dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya di angka -33,4K.
Angka terbaru ini mengindikasikan bahwa lebih banyak spekulan saat ini mengambil posisi "jual" dalam kontrak jagung berjangka. Penurunan posisi spekulatif ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perubahan kondisi ekonomi global, harga input yang meningkat, atau perubahan dalam kebijakan perdagangan yang mempengaruhi produksi serta distribusi jagung.
Para ahli pasar mengamati bahwa tren posisi spekulatif ini bisa mempengaruhi harga jagung di pasar internasional, mengingat pentingnya AS sebagai salah satu produsen jagung terbesar di dunia. Investor dan pemangku kepentingan terkait disarankan untuk terus memantau perkembangan ini guna mengambil keputusan yang tepat dalam strategi perdagangan mereka.