Dalam laporan terbaru dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS (CFTC), posisi bersih spekulatif minyak mentah menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga 23 Januari 2026, indikator ini mencatatkan angka 78,8 ribu, naik tajam dari 58,1 ribu pada periode sebelumnya.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa spekulan semakin optimistis terhadap risiko harga minyak mentah di pasar global. Perubahan ini bisa mencerminkan sentimen positif terhadap potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat atau ekspektasi terhadap adanya keterbatasan pasokan di masa mendatang, sehingga mendongkrak minat beli di kalangan investor.
Dengan perubahan signifikan ini, para analis mungkin akan menyarankan agar pelaku pasar lebih memperhatikan dinamika penawaran dan permintaan minyak mentah serta berbagai faktor geopolitik yang dapat mempengaruhi harga komoditas ini. Sikap hati-hati tetap diperlukan dalam mengambil keputusan investasi agar dapat memanfaatkan peluang yang ada tanpa mengabaikan risiko yang mungkin timbul.