Imbal hasil obligasi pemerintah Prancis bertenor 10 tahun, yang dikenal sebagai OAT, telah menurun menjadi 3,44%, menandai titik terendahnya sejak awal Desember. Penurunan ini terjadi karena investor merespons positif tindakan pemerintah yang memajukan anggaran 2026. Kepemimpinan Perdana Menteri Sébastien Lecornu berhasil melewati dua mosi tidak percaya di parlemen pada hari Jumat, setelah menerapkan bagian pendapatan dari anggaran tanpa pemungutan suara akhir di Majelis Nasional, sehingga mengurangi ketidakpastian politik jangka pendek. Selain itu, investor menantikan rilis data PDB Prancis untuk kuartal keempat dan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari Rabu. Meskipun Federal Reserve umumnya diharapkan untuk mempertahankan suku bunga saat ini dalam jangka pendek, pasar memprediksi setidaknya dua penurunan suku bunga pada tahun 2026, meskipun waktu dan besaran pemotongan ini masih belum jelas. Ketegangan geopolitik yang terus berlanjut juga tetap menjadi perhatian, karena kesepakatan AS–NATO mengenai status Greenland belum terselesaikan, dan mantan Presiden Trump telah mengeluarkan peringatan untuk memberlakukan tarif 100% pada Kanada jika melanjutkan perjanjian perdagangan dengan China.
FX.co ★ Imbal Hasil OAT 10-Tahun Prancis Turun ke Level Terendah Desember
Imbal Hasil OAT 10-Tahun Prancis Turun ke Level Terendah Desember
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading