Futures gandum melonjak 3%, mencapai level tertinggi delapan minggu sebesar $5,39 per bushel—menandai kenaikan paling signifikan sejak 17 November. Kenaikan tajam ini disebabkan oleh ancaman kerusakan tanaman akibat kondisi beku di Amerika Serikat dan Rusia. Suhu yang sangat rendah di wilayah tengah dan timur AS mendukung kenaikan harga, sementara cuaca dingin yang tidak biasa di Rusia menimbulkan risiko terhadap hasil pertanian mereka. Sementara itu, dolar AS turun ke level terendah hampir empat tahun setelah pernyataan Presiden Trump yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap penurunannya. Depresiasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekspor AS, membuat pasokan Amerika lebih menarik dibandingkan dengan kedelai Brasil yang lebih murah dan gandum Rusia. Selain itu, komentar Presiden Trump mengenai potensi perluasan penjualan etanol E15 meningkatkan sentimen pasar, memicu optimisme untuk peningkatan permintaan berbasis jagung. Namun, ketidakpastian masih ada mengenai waktu persetujuan penjualan sepanjang tahun dan sejauh mana peningkatan permintaan yang dihasilkan.
FX.co ★ Futures Gandum Melonjak ke Level Tertinggi dalam 8 Minggu
Futures Gandum Melonjak ke Level Tertinggi dalam 8 Minggu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading