Futures minyak mentah WTI melonjak lebih dari 3,5%, mencapai sekitar $65,5 per barel. Ini menandai level intraday tertinggi sejak September dan mendekati penutupan terkuat sejak Agustus. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan premi risiko geopolitik setelah ancaman terbaru AS terhadap Iran. Presiden Donald Trump memperingatkan Teheran untuk menyetujui kesepakatan nuklir atau menghadapi kemungkinan aksi militer, dengan menegaskan bahwa angkatan laut AS di wilayah tersebut siap merespons jika diperlukan. Kemungkinan aksi militer AS telah menimbulkan kekhawatiran tentang gangguan aliran minyak mentah Timur Tengah, yang menyumbang sekitar sepertiga dari pasokan global. Selain itu, potensi pembalasan Iran dapat membahayakan jalur pengiriman melalui Selat Hormuz, saluran penting untuk pengiriman minyak dan LNG. Meskipun ada antisipasi kelebihan pasokan, harga minyak telah naik tahun ini, didorong oleh ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dan Venezuela serta gangguan pasokan di Kazakhstan. Pernyataan terbaru Trump semakin menekankan risiko yang dapat mendorong harga lebih tinggi.
FX.co ★ Harga Minyak Naik untuk Sesi ke-3
Harga Minyak Naik untuk Sesi ke-3
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading