Harga perak mengalami penurunan signifikan lebih dari 6%, menetap pada $110 per ons pada hari Kamis. Ini menandai penurunan dari puncak terbarunya yang hampir mencapai $120, karena investor memilih untuk mengamankan keuntungan mereka. Kenaikan harga perak sebelumnya didorong oleh menurunnya kepercayaan terhadap aset AS, terutama setelah Presiden Trump mengabaikan kekhawatiran mengenai dolar yang mencapai titik terendah dalam empat tahun di tengah ancaman tarif yang membayangi dan kritik yang ditujukan kepada Federal Reserve. Secara bersamaan, Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, menyoroti ketahanan dalam aktivitas ekonomi dan tanda-tanda awal stabilisasi di pasar tenaga kerja, meskipun diakui bahwa inflasi tetap tinggi dan prospek ekonomi masih tidak pasti. Ketegangan geopolitik terus berlanjut, terutama dengan peringatan keras Iran tentang respons yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah ancaman terbaru dari Presiden Trump. Memperburuk ketegangan lebih lanjut, Uni Eropa secara resmi menetapkan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai kelompok teroris, sementara laporan muncul tentang peningkatan aktivitas militer AS di dekat Iran dan pengumuman Teheran tentang latihan tembak langsung di Selat Hormuz.
FX.co ★ Harga Perak Turun Lebih dari 6% Setelah Mencapai Rekor Tertinggi
Harga Perak Turun Lebih dari 6% Setelah Mencapai Rekor Tertinggi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading