Perak mengalami penurunan signifikan sekitar 4% menjadi sekitar $110 per ons pada hari Jumat, karena investor memilih untuk mengamankan keuntungan mereka setelah reli monumental ke rekor tertinggi. Penguatan dolar juga berkontribusi pada peningkatan tekanan terhadap logam mulia ini. Meskipun demikian, perak tetap diproyeksikan mencapai kenaikan lebih dari 50% pada bulan Januari, menjadikannya kinerja bulanan terkuat yang pernah tercatat dan menandai bulan kesembilan berturut-turut kenaikan. Reli yang luar biasa ini didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang terus berlanjut, yang telah meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven. Selain itu, depresiasi dolar yang signifikan, dipengaruhi oleh perubahan kebijakan di Washington dan ketidakpedulian Presiden Donald Trump terhadap kelemahan mata uang tersebut, telah memainkan peran penting dalam mendorong harga perak. Pada Jumat pagi, Trump diharapkan mengumumkan pencalonannya untuk ketua Federal Reserve, dengan spekulasi menunjuk mantan gubernur Fed Kevin Warsh sebagai kandidat yang paling mungkin. Lonjakan perak yang berkelanjutan juga didukung oleh pasar fisik yang terbatas, dengan permintaan investasi dan industri mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
FX.co ★ Harga Perak Turun Akibat Aksi Ambil Untung
Harga Perak Turun Akibat Aksi Ambil Untung
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading