Saham Eropa mengalami kenaikan pada hari Rabu, dengan STOXX 50 naik sebesar 0,4%, melampaui angka 6.000, sementara STOXX 600 yang lebih luas meningkat sebesar 0,2%, mencapai rekor tertinggi 619 poin. Pergerakan ini didorong oleh indikasi penurunan inflasi di seluruh zona euro. Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Januari turun menjadi 1,7%, jauh lebih rendah dari target Bank Sentral Eropa (ECB), yang mungkin menimbulkan kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan mengenai apresiasi cepat euro dan bisa meningkatkan kemungkinan dimulainya kembali pemotongan suku bunga yang dihentikan pada bulan Juni. Di pasar saham, sektor teknologi dan media menghadapi tekanan saat investor mengevaluasi dampak dari alat-alat terkait AI yang muncul terhadap model bisnis tradisional. Dalam berita korporat, Novo Nordisk mengalami penurunan tajam sebesar 17% setelah menyajikan perkiraan yang kurang menguntungkan untuk obat penurun berat badannya. Credit Agricole mengalami penurunan lebih dari 2% setelah kekurangan laba Q4 yang tidak terduga. Meskipun melaporkan lonjakan laba bersih sebesar 56%, saham UBS turun sebesar 5%, dan Santander turun sebesar 3% setelah mengumumkan akuisisi senilai $12,2 miliar terhadap pemberi pinjaman regional AS, Webster Financial.
FX.co ★ Saham Eropa Naik Seiring Inflasi Mereda
Saham Eropa Naik Seiring Inflasi Mereda
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading