Per hari Kamis, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun sedikit menyesuaikan ke sekitar 2,23%, mempertahankan rentang stabil selama dua minggu terakhir. Stabilitas ini terjadi saat para investor bersiap menghadapi pemilihan majelis rendah yang dijadwalkan akhir pekan ini. Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi diperkirakan akan mendapatkan kursi tambahan, didorong oleh upayanya untuk mendapatkan persetujuan pemilih atas peningkatan pengeluaran dan berbagai langkah kebijakan. Sejak Perdana Menteri Takaichi menjabat, baik obligasi Jepang maupun yen mengalami tekanan turun akibat advokasinya untuk strategi fiskal ekspansif, yang telah menimbulkan kekhawatiran terkait pengeluaran yang didanai utang dan kesehatan fiskal negara. Selain itu, para investor juga memantau dengan cermat laporan PDB kuartal keempat Jepang, yang diharapkan menunjukkan pemulihan setelah kontraksi signifikan pada kuartal sebelumnya. Selain itu, lelang obligasi 10 tahun baru-baru ini minggu ini mencerminkan permintaan yang menurun di tengah ketidakpastian terkait pemilu, menghasilkan tingkat rata-rata 2,249%. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 2,095% yang tercatat pada lelang sebelumnya.
FX.co ★ Imbal Hasil 10-Tahun Jepang Turun Menjelang Pemilu
Imbal Hasil 10-Tahun Jepang Turun Menjelang Pemilu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading