logo

FX.co ★ Sterling Melemah saat BoE Menjadi Lebih Dovish

Sterling Melemah saat BoE Menjadi Lebih Dovish

Pound sterling Inggris mengalami penurunan sebesar 0,7%, jatuh di bawah $1,36, menandai titik terlemahnya sejak 22 Januari. Penurunan ini terjadi setelah keputusan Bank of England untuk mempertahankan suku bunga di 3,75%, mengadopsi sikap yang lebih dovish daripada yang diharapkan pasar. Meskipun keputusan untuk menahan suku bunga sebagian besar sudah diperkirakan, hasil pemungutan suara mengejutkan para investor. Komite Kebijakan Moneter (MPC) secara tipis memilih 5–4 untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, dengan empat anggota mendukung pengurangan segera sebesar 25 basis poin menjadi 3,5%. Anggota-anggota ini berpendapat bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) diperkirakan akan kembali menuju target 2% mulai April. Bank mengakui bahwa risiko yang terkait dengan inflasi yang terus-menerus telah terus berkurang, sementara kekhawatiran terkait permintaan yang lebih lemah dan pasar tenaga kerja yang melonggar semakin menonjol. Selain itu, pound menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketidakpastian politik. Pertanyaan muncul mengenai stabilitas kepemimpinan Perdana Menteri Keir Starmer, setelah penunjukannya terhadap Peter Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk Amerika Serikat. Langkah ini memicu sorotan karena asosiasi Mandelson sebelumnya dengan Jeffrey Epstein.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading