logo

FX.co ★ Perak Memperpanjang Penurunan Bersejarah

Perak Memperpanjang Penurunan Bersejarah

Pada hari Jumat, harga perak anjlok lebih dari 8%, turun di bawah $65 per ons—level terendah yang belum pernah terlihat dalam tujuh minggu—karena deleveraging yang meluas dan penjualan besar-besaran di pasar keuangan. Penurunan ini mewakili penurunan sekitar 45% dari puncak harga perak pada 29 Januari, secara efektif menghapus semua keuntungan yang dicapai tahun ini dan menandai penurunan terbesarnya sejak 1980. Sebelumnya, pada bulan Januari, perak bersama dengan logam mulia lainnya, melonjak ke rekor tertinggi. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya risiko geopolitik, ketidakpastian ekonomi, dan kekhawatiran mengenai independensi Federal Reserve AS, yang secara kolektif meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven. Pembelian spekulatif, terutama oleh pedagang Tiongkok, semakin menggelembungkan reli ini, meninggalkan pasar rentan terhadap pembalikan cepat saat sentimen pasar bergeser. Tekanan tambahan pada logam mulia muncul setelah pemulihan tajam dalam dolar, yang bertepatan dengan pencalonan Kevin Warsh sebagai calon ketua Federal Reserve berikutnya, seorang calon yang dianggap memiliki sikap lebih hawkish. Volatilitas perak melampaui logam lainnya, karena aktivitas spekulatif yang substansial menutupi dinamika penawaran-permintaan fundamentalnya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading