Dolar Australia tetap di bawah $0,70 pada hari Jumat, mempertahankan kerugian terbarunya saat mundur dari titik tertinggi dalam tiga tahun. Penurunan ini disebabkan oleh penjualan besar-besaran di saham global dan aset sensitif risiko, yang berdampak buruk pada mata uang tersebut. Dolar Australia, yang erat kaitannya dengan komoditas dan sering mencerminkan selera risiko global, menghadapi tekanan setelah penurunan signifikan pada saham teknologi. Penurunan ini didorong oleh kekhawatiran investor atas pengeluaran besar di sektor AI. Sebelumnya dalam minggu ini, mata uang tersebut mengalami kenaikan setelah Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,85% dan mengindikasikan kemungkinan pengetatan lebih lanjut jika inflasi tetap tinggi. Gubernur RBA Michele Bullock menekankan perlunya kebijakan restriktif untuk mengelola permintaan dan mengurangi tekanan harga. Prediksi pasar saat ini memperkirakan kemungkinan 70% kenaikan suku bunga pada bulan Mei menjadi 4,10%, dengan hanya 50% kemungkinan mencapai 4,35% pada akhir tahun. Perhatian sekarang beralih ke data pengeluaran rumah tangga yang akan datang, yang akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang arah kebijakan.
FX.co ★ Dolar Australia Turun dari Level Tertinggi dalam 3 Tahun
Dolar Australia Turun dari Level Tertinggi dalam 3 Tahun
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading