Futures baja tulangan telah turun di bawah CNY 3,060 per ton, mencapai titik terendah dalam delapan minggu karena pabrik baja di Tiongkok mengurangi operasi menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek. Sektor ini mengalami penghentian musiman, dengan baik tanur tiup maupun tanur busur listrik menjalani pemeliharaan terjadwal. Selain itu, peringatan polusi udara berat di beberapa area di Hebei dapat menyebabkan pengurangan produksi sementara lebih lanjut. Menurut data dari World Steel Association, pasokan baja global diproyeksikan menurun pada tahun 2025, terutama karena pengurangan produksi di Tiongkok sebagai bagian dari strategi anti-involusi. Tiongkok terus menjadi produsen baja terkemuka di dunia, dengan produksi tahun lalu mencapai 960,8 juta ton. Setelah Tiongkok, Amerika Serikat, India, Jepang, dan Rusia secara gabungan memproduksi total 395,4 juta ton.
FX.co ★ Baja Turun ke Level Terendah dalam Delapan Minggu
Baja Turun ke Level Terendah dalam Delapan Minggu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading