logo

FX.co ★ Saham Selandia Baru Ditutup Datar

Saham Selandia Baru Ditutup Datar

Indeks S&P/NZX 50 tidak berubah pada angka 13.446 pada hari Senin karena investor berhati-hati menjelang minggu yang dipenuhi dengan rilis data ekonomi penting. Di dalam negeri, pelaku pasar menantikan pengumuman PMI bisnis Januari, kedatangan pengunjung Desember, dan ekspektasi inflasi bisnis Q1. Secara internasional, China, yang merupakan mitra dagang utama Selandia Baru, akan merilis data inflasi dan harga produsen Januari. Selain itu, Amerika Serikat akan merilis tingkat pengangguran dan angka inflasi Januari. Rilis data ini, yang diharapkan keluar akhir minggu ini, kemungkinan akan mempengaruhi pandangan tentang perkiraan pendapatan, proyeksi suku bunga, dan sentimen risiko global. Di antara saham utama, Infratil naik 1,9%, Auckland International Airport naik 1,4%, dan Meridian Energy meningkat 0,7%, mengimbangi kerugian yang terlihat pada Spark NZ, yang turun 2,2%, dan Fisher & Paykel, yang turun 1,6%. Selain itu, Selandia Baru berencana membangun fasilitas impor LNG di Taranaki pada tahun 2027–2028. Inisiatif ini bertujuan untuk mengamankan pasokan gas cadangan, memastikan penyediaan listrik yang stabil, mengurangi biaya energi, dan memperkuat sektor energi dan utilitas.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading