logo

FX.co ★ Emas Naik Lebih Jauh

Emas Naik Lebih Jauh

Emas menguat lebih dari 2% hingga mendekati $5.070 per ounce pada hari Senin, level tertingginya dalam lebih dari satu minggu, didukung oleh imbal hasil riil yang lebih rendah, pelemahan dolar AS, serta kembalinya permintaan aset lindung nilai menjelang rilis data ekonomi utama AS. Ekspektasi inflasi di AS terus mereda, dengan inflasi konsumen untuk satu tahun ke depan turun menjadi 3,1% pada Januari dan berbagai ukuran dari New York Fed merosot ke posisi terendah dalam enam bulan. Penurunan ekspektasi inflasi ini menekan imbal hasil riil Treasury, sehingga meningkatkan daya tarik emas sebagai penyimpan nilai yang tidak memberikan imbal hasil.

Pernyataan terbaru dari Federal Reserve juga memperkuat prospek pelonggaran kebijakan, dengan Mary Daly mengisyaratkan keterbukaan terhadap satu atau dua kali pemangkasan suku bunga, sementara pasar semakin bersiap menghadapi data pasar tenaga kerja dan CPI yang diperkirakan lebih lemah pekan ini. Dari sisi permintaan, People’s Bank of China memperpanjang aksi pembelian emas resminya untuk bulan ke-15 berturut-turut, menegaskan dukungan institusional yang berkelanjutan.

Dinamika geopolitik tetap menjadi latar penting: meski pembicaraan AS–Iran mengurangi risiko eskalasi dalam jangka pendek, hal tersebut tidak menghapus risiko ekor yang lebih luas di kawasan, sehingga menopang permintaan emas sebagai instrumen lindung nilai. Rebound harga ini juga semakin diperkuat oleh pembangunan kembali posisi setelah aksi jual pada akhir Januari dan masuknya kembali dana ke ETF berbasis emas.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading