Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menguat 54 poin, atau 0,7%, ke level 8.083 pada perdagangan Selasa pagi, memperpanjang reli untuk sesi kedua berturut-turut. Kenaikan bersifat luas, dipimpin oleh penguatan saham-saham sektor material dasar, energi, dan properti. Sentimen turut didukung oleh Wall Street, di mana indeks Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi semalam seiring rebound saham-saham teknologi setelah koreksi baru-baru ini.
Di dalam negeri, kepercayaan pasar ditopang oleh membaiknya sentimen konsumen, yang naik ke level tertinggi dalam 12 bulan pada Januari menjelang libur Tahun Baru Imlek dan Ramadan. Penjualan sepeda motor juga memberikan sinyal positif, tumbuh 3,1% secara tahunan dan mencapai level tertinggi dalam tiga bulan.
Namun, momentum kenaikan terbatas setelah Moody’s merevisi prospek lima bank besar Indonesia menjadi negatif, menyusul penurunan prospek peringkat utang negara. Dari sisi kebijakan moneter, Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031, menggantikan Juda Agung dalam apa yang pada praktiknya merupakan pertukaran posisi langsung dengan Kementerian Keuangan.
Di antara saham-saham yang menonjol pergerakannya adalah Merdeka Battery Materials, yang naik 6,9%; Merdeka Gold Resources, menguat 3,0%; Chandra Daya Investasi, naik 2,4%; dan Telkom Indonesia, yang bertambah 1,8%.