logo

FX.co ★ Saham Indonesia Lanjut Menguat Meski Penundaan dari FTSE Russell

Saham Indonesia Lanjut Menguat Meski Penundaan dari FTSE Russell

Indeks saham Indonesia menguat 63 poin, atau 0,8%, ke level 8.093 pada perdagangan Selasa siang, melanjutkan kenaikan pada sesi sebelumnya seiring reli luas yang dipimpin saham-saham industri, transportasi, dan siklikal. Sentimen pasar didukung oleh data domestik yang menunjukkan kepercayaan konsumen mencapai level tertinggi dalam 12 bulan pada Januari, menjelang periode perayaan Tahun Baru Imlek dan Ramadan. Penjualan ritel juga meningkat untuk kedelapan bulan berturut-turut pada Desember, meskipun laju pertumbuhannya melambat akibat gangguan terkait banjir di beberapa wilayah.

Pelaku pasar sebagian besar mengabaikan keputusan FTSE Russell untuk menunda tinjauan indeks yang dijadwalkan, meski MSCI telah memperingatkan bulan lalu bahwa Indonesia berpotensi mengalami penurunan status menjadi pasar frontier terkait isu transparansi data. Pada saat yang sama, kehati-hatian tetap terasa menjelang rilis data CPI dan PPI utama dari China, mitra dagang terbesar Indonesia, yang dijadwalkan pada Rabu.

Dalam perkembangan terpisah, Moody’s merevisi prospek untuk lima bank besar Indonesia menjadi negatif, setelah sebelumnya menurunkan peringkat utang negara. Di antara saham-saham yang mencatatkan kenaikan mencolok adalah Multipolar Technology yang naik 8,5%, Alamtri Minerals yang menguat 5,3%, dan Unilever Indonesia yang bertambah 3,9%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading