Jumlah rig minyak aktif di Amerika Serikat versi Baker Hughes tercatat tetap berada di level 411 unit pada pembaruan data 30 Januari 2026. Angka ini tidak berubah dibandingkan posisi sebelumnya yang juga berada di 411 unit, menandakan fase stabilitas dalam aktivitas pengeboran minyak di tengah dinamika harga energi global.
Stagnasi jumlah rig ini dapat mencerminkan sikap hati-hati pelaku industri energi AS dalam menambah kapasitas produksi baru. Dengan biaya modal yang masih relatif tinggi dan ketidakpastian permintaan jangka menengah, perusahaan migas tampaknya memilih mempertahankan tingkat operasi saat ini ketimbang melakukan ekspansi agresif.
Bagi pelaku pasar, pergerakan datar pada rig count ini kerap dibaca sebagai sinyal bahwa pasokan minyak AS tidak mengalami percepatan berarti dalam jangka pendek. Hal ini dapat menjadi salah satu faktor yang dipantau investor energi dan analis komoditas dalam menilai prospek pasokan minyak global dan potensi pergerakan harga ke depan.