Data terbaru *Continuing Jobless Claims* di Amerika Serikat menunjukkan penurunan, mengindikasikan pasar tenaga kerja yang tetap kuat. Per 29 Januari 2026, jumlah klaim pengangguran lanjutan tercatat sebesar 1,827 juta, turun dari posisi sebelumnya di 1,849 juta.
Penurunan klaim lanjutan ini berarti lebih sedikit pekerja yang terus mengajukan tunjangan pengangguran, yang biasanya dibaca sebagai sinyal bahwa sebagian dari mereka telah kembali terserap ke dunia kerja atau tidak lagi memenuhi syarat untuk tunjangan. Bagi pelaku pasar, tren ini sering dijadikan salah satu indikator ketahanan ekonomi, khususnya di tengah ketidakpastian kebijakan moneter dan proyeksi pertumbuhan global.
Meskipun angka tersebut belum menggambarkan keseluruhan kondisi pasar tenaga kerja AS, penurunan dari 1,849 juta ke 1,827 juta dapat memperkuat pandangan bahwa tekanan di sisi ketenagakerjaan relatif terkendali. Investor dan analis akan mencermati rilis data tenaga kerja berikutnya untuk mengonfirmasi apakah tren perbaikan ini berlanjut dan bagaimana implikasinya terhadap kebijakan suku bunga dan prospek pertumbuhan ekonomi AS ke depan.