Pertumbuhan penjualan ritel di Afrika Selatan menunjukkan perlambatan pada akhir 2025. Data terbaru yang diperbarui pada 18 Februari 2026 mencatat bahwa penjualan ritel bulan Desember 2025 tumbuh 2,6% secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dibandingkan kenaikan 3,6% yang tercatat pada November 2025.
Angka ini mencerminkan bahwa, meskipun konsumsi rumah tangga masih tumbuh dibandingkan Desember tahun sebelumnya, laju ekspansinya mulai melemah memasuki penutupan tahun. Dalam perbandingan year-on-year, data November dan Desember masing-masing mengukur perubahan penjualan ritel terhadap bulan yang sama setahun sebelumnya, sehingga menggambarkan tren daya beli konsumen Afrika Selatan menjelang pergantian tahun.
Perlambatan dari 3,6% ke 2,6% ini dapat mengindikasikan adanya tekanan pada belanja konsumen, baik dari sisi kenaikan biaya hidup maupun faktor ketidakpastian ekonomi yang menahan pengeluaran rumah tangga di akhir tahun 2025. Investor dan pengambil kebijakan akan mencermati apakah tren ini berlanjut pada awal 2026, karena sektor ritel sering menjadi barometer penting bagi kekuatan permintaan domestik.