Posisi spekulatif bersih pada indeks S&P 500 di Amerika Serikat kembali menunjukkan peningkatan tekanan jual. Data terbaru CFTC yang diperbarui pada 20 Februari 2026 mencatat posisi bersih spekulatif di level -177,8 ribu kontrak, melebar signifikan dibandingkan posisi sebelumnya di -105,1 ribu kontrak.
Peningkatan angka negatif ini menandakan bahwa pelaku pasar spekulatif kini memegang lebih banyak posisi jual (short) dibanding posisi beli (long) terhadap S&P 500. Perubahan tajam dari -105,1K menjadi -177,8K tersebut mencerminkan bertambahnya sentimen kehati-hatian hingga pesimistis di kalangan trader yang berfokus pada pergerakan jangka pendek indeks acuan pasar saham AS ini.
Bagi pelaku pasar, lonjakan posisi bersih negatif tersebut dapat dibaca sebagai sinyal bahwa ekspektasi koreksi atau volatilitas di S&P 500 kian menguat. Namun, data ini juga kerap dipantau sebagai indikator potensi pergerakan berlawanan (short covering) apabila sentimen berubah dan tekanan jual mulai mereda.