logo

FX.co ★ Timah Menguat Kembali karena Prospek Pasokan yang Ketat

Timah Menguat Kembali karena Prospek Pasokan yang Ketat

Kontrak berjangka timah di Inggris naik ke $47.700 per ton pada akhir Februari, memperpanjang reli tahun ini di tengah semakin banyaknya tanda-tanda pasokan yang ketat. Di Indonesia, otoritas menyita 500 ton timah dan menahan tersangka yang terlibat dalam penambangan ilegal, menegaskan kembali komitmen Jakarta untuk menindak operasi tanpa izin setelah Presiden Subianto memerintahkan penutupan 1.000 tambang ilegal di Sumatra. Langkah-langkah tersebut semakin memperketat prospek pasokan dari salah satu eksportir utama dunia.

Di tempat lain, produksi di tambang Man Maw di Myanmar tetap lesu sejak operasi dihentikan untuk audit sumber daya pada 2023, dengan output semakin tertekan oleh hambatan yang terkait dengan kerusakan infrastruktur akibat gempa besar yang baru-baru ini melanda negara tersebut.

Di sisi permintaan, peran krusial timah dalam pusat data telah mendorong para pedagang Asia membangun posisi di kontrak berjangka sebagai spekulasi atas pertumbuhan terkait AI, terutama setelah arus spekulatif besar-besaran ke dalam perak. Namun, penghentian sementara perdagangan di SHFE memicu koreksi dari rekor tertinggi akhir Januari di $59.000 per ton.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading