Stok minyak mentah Amerika Serikat berdasarkan data American Petroleum Institute (API) mencatat lonjakan tajam, berbalik arah dari penurunan ke peningkatan signifikan. Data terbaru yang diperbarui pada 24 Februari 2026 menunjukkan persediaan minyak mentah naik 11,40 juta barel, berbanding terbalik dengan rilis sebelumnya yang justru mencatat penurunan sebesar 0,609 juta barel.
Perubahan dari defisit kecil ke surplus persediaan yang besar ini mengindikasikan adanya pergeseran tajam pada keseimbangan pasar minyak AS, baik dari sisi produksi, impor, maupun tingkat permintaan domestik. Lonjakan stok biasanya dipandang sebagai sinyal bahwa pasokan lebih longgar dibanding kebutuhan jangka pendek, yang kerap memberi tekanan sentimen bearish terhadap harga minyak mentah di pasar global.
Pelaku pasar energi dan pelabur akan mencermati rilis resmi berikutnya serta data pendukung lain untuk menilai apakah kenaikan 11,40 juta barel ini bersifat sementara atau menandai awal tren baru dalam dinamika persediaan minyak Amerika Serikat.