logo

FX.co ★ Inflasi Australia Naik ke 3,8% pada Januari, Tekan Ekspektasi Kebijakan RBA

Inflasi Australia Naik ke 3,8% pada Januari, Tekan Ekspektasi Kebijakan RBA

Inflasi tahunan Australia kembali merangkak naik pada awal tahun, dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) periode Januari 2026 tercatat sebesar 3,8% year-on-year. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian Desember 2025 yang berada di level 3,6% YoY, menunjukkan tekanan harga yang masih persisten di perekonomian Negeri Kanguru.

Data yang diperbarui hingga 25 Februari 2026 ini mengonfirmasi bahwa inflasi belum sepenuhnya mereda, karena baik data aktual maupun sebelumnya sama-sama mengukur perubahan harga konsumen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan dari 3,6% ke 3,8% tersebut berpotensi memperkuat spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) perlu berhati-hati sebelum mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter.

Bagi pelaku pasar dan investor, pergerakan CPI ini menjadi indikator penting untuk memetakan arah suku bunga ke depan. Lonjakan inflasi yang berlanjut dapat membatasi ruang RBA untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, sekaligus menjaga fokus pada stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi global.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading