Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,3% hingga menembus level 58.000 pada hari Rabu, mencatat rekor tertinggi baru seiring pergerakan naik yang dipimpin saham teknologi di Wall Street dan meredanya kekhawatiran terkait potensi gangguan dari artificial intelligence. Sentimen pasar menguat setelah Anthropic mengindikasikan berniat menjalin kemitraan, sehingga meningkatkan ekspektasi bahwa teknologi chatbot Claude akan melengkapi, bukan menggantikan, model bisnis yang sudah ada. Investor juga menantikan laporan keuangan Nvidia untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai permintaan terkait AI.
Saham Jepang mendapat dukungan tambahan dari pelemahan tajam yen, menyusul laporan bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi menyampaikan kekhawatiran tentang kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan dalam pertemuan pekan lalu dengan Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda. Saham teknologi memimpin penguatan pasar, dengan kenaikan menonjol pada Advantest (+1,9%), Disco Corp (+4,3%), dan Tokyo Electron (+2,4%). Emiten kuat lainnya termasuk Furukawa Electric (+1,6%), JX Advanced Metals (+6,6%), dan Nitto Boseki (+5,2%).