Pesanan konstruksi di Jepang menunjukkan perlambatan signifikan pada Januari 2026. Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 27 Februari 2026, indikator pesanan konstruksi tumbuh 5,7% secara tahunan (year-on-year), jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 20,2% pada Desember 2025.
Data ini menggambarkan bahwa meski sektor konstruksi Jepang masih berada di zona pertumbuhan jika dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya, momentumnya melemah cukup tajam dari bulan sebelumnya. Angka Desember 2025 dan Januari 2026 sama-sama merupakan perbandingan terhadap bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year), sehingga penurunan dari 20,2% menjadi 5,7% mengindikasikan berkurangnya kekuatan permintaan baru di sektor konstruksi pada awal tahun.
Perlambatan ini berpotensi menjadi sinyal kewaspadaan bagi pelaku pasar dan pengambil kebijakan, karena sektor konstruksi sering kali menjadi salah satu indikator awal dinamika aktivitas ekonomi yang lebih luas. Investor dan analis akan mencermati data bulan-bulan berikutnya untuk melihat apakah pelemahan ini bersifat sementara atau mengarah pada tren perlambatan yang lebih berkelanjutan dalam pesanan konstruksi Jepang.