Pertumbuhan jumlah uang beredar (money supply) di Malaysia tercatat melambat pada Januari 2026. Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 27 Februari 2026, indikator money supply tumbuh 3,4% secara tahunan (year-on-year), turun dari 4,1% pada Desember 2025.
Data ini menggunakan basis perbandingan tahunan, di mana angka aktual Januari 2026 mencerminkan perubahan money supply terhadap Januari setahun sebelumnya, sementara angka Desember 2025 merefleksikan perubahan terhadap Desember tahun sebelumnya. Perlambatan dari 4,1% menjadi 3,4% ini dapat mengindikasikan pengetatan likuiditas relatif atau pelemahan pertumbuhan permintaan uang dalam perekonomian Malaysia pada awal 2026, yang berpotensi menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pelaku pasar dan pembuat kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang.