BSE Sensex India turun sekitar 1,2% ke level 80.319 pada hari Senin, memperpanjang penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut dan menyentuh level terendah sejak 30 September tahun lalu, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan lonjakan tajam harga minyak yang menekan sentimen investor.
Tekanan jual terjadi secara luas, dengan seluruh indeks sektoral dibuka di zona merah, kecuali komunikasi dan teknologi elektronik yang mencatat kenaikan tipis pada awal sesi.
Dari sisi makroekonomi, data PDB kuartal IV yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan pertumbuhan melambat menjadi 7,8% dari level tertinggi enam kuartal sebesar 8,4% pada periode sebelumnya. Meski melambat, angka tersebut tetap melampaui ekspektasi pasar di 7,2% dan masih menjadi yang terkuat di antara negara-negara G20. Investor kini menantikan rilis HSBC Manufacturing PMI yang dijadwalkan hari ini, serta Services dan Composite PMI yang akan dirilis akhir pekan ini.
Di antara saham-saham utama yang menjadi penekan indeks adalah Larsen & Toubro (-5,3%), InterGlobe Aviation (-3,9%), Reliance Industries (-2%), dan Axis Bank (-1,4%).