Saham-saham AS pulih dari pelemahan pada awal sesi perdagangan Senin seiring investor menimbang dampak potensial dari eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian AS. Tiga indeks saham utama berakhir nyaris mendatar setelah sesi yang bergejolak. Pasukan AS menewaskan pemimpin tertinggi Iran setelah serangkaian serangan akhir pekan, yang memicu Iran melancarkan serangan ke berbagai target di kawasan. Sebagian besar sektor bangkit kembali setelah penurunan tajam yang terkait dengan aksi de-risking global, namun segmen yang sensitif terhadap kredit tetap tertekan karena kenaikan harga energi dan lonjakan tak terduga pada indeks harga manufaktur ISM kembali memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin menunda pemangkasan suku bunga. Saham produsen chip dan nama-nama besar teknologi lainnya umumnya melemah, dengan Broadcom, AMD, dan Alphabet masing-masing turun lebih dari 1%. Sebaliknya, Nvidia naik 3% dan Palantir menguat 6,5%, sebagian mengimbangi kerugian pekan lalu. Saham perbankan bergerak lesu, dengan JPMorgan dan Bank of America tergelincir di tengah kekhawatiran yang berkelanjutan terkait eksposur terhadap kredit swasta dan gagal bayar oleh klien-klien utama.
FX.co ★ Saham AS Menghapus Kerugian
Saham AS Menghapus Kerugian
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading