logo

FX.co ★ Saham Jepang Turun karena Risiko Inflasi

Saham Jepang Turun karena Risiko Inflasi

Indeks Nikkei 225 turun 0,9% ke bawah 57.600, sementara indeks yang lebih luas, Topix, melemah 1% ke 3.860 pada hari Selasa, melanjutkan penurunan sesi sebelumnya. Sentimen tertekan oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak lebih tinggi dan memperkuat kekhawatiran inflasi global.

Jepang kini menghadapi risiko pertumbuhan ekonomi yang lesu disertai tekanan harga yang persisten, sebuah kombinasi yang membuat prospek kebijakan Bank of Japan menjadi lebih rumit. Hal ini terjadi bahkan ketika Wakil Gubernur Ryozo Himino memberi sinyal bahwa bank sentral masih berniat untuk terus menaikkan suku bunga.

Investor juga memantau perkembangan geopolitik di tengah ekspektasi bahwa militer AS akan meningkatkan serangan terhadap Iran, dengan kemungkinan menyasar fasilitas produksi rudal, program drone, dan aset angkatan laut negara tersebut.

Saham unggulan berorientasi ekspor memimpin penurunan, dengan pelemahan mencolok pada Toyota Motor (-5,5%), Mitsubishi Heavy Industries (-1,9%), Sony Group (-4,3%), Fast Retailing (-3,2%), dan Hitachi (-2,3%).

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading