logo

FX.co ★ Rupiah Lanjut Melemah untuk Hari ke-3

Rupiah Lanjut Melemah untuk Hari ke-3

Rupiah melemah menembus level IDR 16.850 per dolar AS pada hari Selasa, melemah untuk sesi ketiga berturut-turut seiring penguatan greenback di tengah meningkatnya kekhawatiran atas potensi eskalasi konflik AS–Israel yang melibatkan Iran.

Di dalam negeri, Bank Indonesia menyatakan tetap membuka ruang untuk pelonggaran moneter tambahan guna mendukung agenda pro-pertumbuhan Presiden Prabowo, setelah sebelumnya melakukan pemangkasan suku bunga total 150 basis poin sejak September 2024. Pada saat yang sama, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari berada di bawah ekspektasi seiring lonjakan impor menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Pelemahan rupiah sebagian tertahan setelah bank sentral menegaskan kembali komitmennya untuk meredam volatilitas berlebihan melalui kombinasi operasi forward dan intervensi di pasar spot.

Dari sisi inflasi, pertumbuhan indeks harga konsumen tahunan meningkat ke level tertinggi dalam 35 bulan, yakni 4,76% pada Februari, melampaui kisaran target 1,5%–3,5%. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh efek basis menyusul pemberian diskon tarif listrik pada tahun sebelumnya dan diperkirakan akan mereda dalam beberapa bulan mendatang. Gubernur Perry Warjiyo tetap menyatakan bahwa inflasi akan tetap terkendali pada 2026–2027.

Para investor kini menanti rilis data cadangan devisa Februari, setelah posisi cadangan pada Januari turun dari level tertingginya dalam sembilan bulan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading