logo

FX.co ★ Perak Anjlok Lebih dari 7%

Perak Anjlok Lebih dari 7%

Kontrak berjangka perak turun lebih dari 7% pada hari Selasa, jatuh di bawah level $83 per troy ounce, seiring menguatnya dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran inflasi yang menekan permintaan terhadap aset safe haven, meskipun ketegangan geopolitik semakin memanas. Penguatan greenback terjadi ketika investor mencari perlindungan di tengah lonjakan harga energi yang terkait dengan konflik di Timur Tengah.

Kenaikan biaya bahan bakar juga memicu kekhawatiran inflasi, mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan membuat pelaku pasar menilai kembali prospek kebijakan Federal Reserve. Ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga Fed berikutnya bergeser dari Juli ke September, meskipun pasar masih memperkirakan total dua kali pemangkasan sebesar 25 basis poin.

Pada saat yang sama, militer AS diperkirakan akan meningkatkan serangan terhadap Iran, dengan potensi sasaran fasilitas produksi rudal, drone, dan aset angkatan laut. Menanggapi hal tersebut, seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz dapat dijadikan target, sehingga mengancam terhentinya lalu lintas tanker melalui jalur pelayaran krusial ini di tengah meningkatnya risiko keamanan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading