Emas kembali naik menembus $5.100 per ounce pada hari Rabu setelah turun lebih dari 4% pada sesi sebelumnya, seiring para investor mencermati dengan saksama meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Konfrontasi antara AS–Israel dan Iran memasuki hari keempat, dengan Israel pada hari Selasa menyerang sebuah gedung tempat para ulama berkumpul untuk memilih Pemimpin Tertinggi yang baru.
Presiden AS Donald Trump menyatakan kekhawatirannya bahwa serangan tersebut dapat membuka jalan bagi kepemimpinan Iran yang tidak kalah meresahkan dibanding rezim sebelumnya, menyoroti ketidakpastian terkait arah konflik tersebut. Ia juga mengumumkan rencana pengawalan angkatan laut AS dan dukungan asuransi bagi kapal-kapal tanker minyak dan kapal lainnya yang melintasi Selat Hormuz, sebagai upaya menenangkan pasar energi dan pelayaran.
Emas dan logam lainnya sempat anjlok pada hari Selasa seiring menguatnya dolar AS di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan harga energi dapat memicu inflasi, sehingga mendorong investor untuk meninjau kembali kemungkinan arah kebijakan Federal Reserve.