Kontrak berjangka minyak pemanas AS naik ke sekitar $3,21 per galon, menguat untuk sesi keempat berturut-turut dan bergerak di dekat level tertinggi sejak Oktober 2023, karena gangguan pasokan yang berkelanjutan di Timur Tengah terus menopang harga. Ketegangan regional tetap tinggi: serangan Israel dan AS terhadap Iran telah memicu serangan balasan terhadap infrastruktur energi.
Di Irak, produksi minyak mentah telah dipangkas sekitar setengahnya akibat hambatan penyimpanan dan ekspor, sehingga meningkatkan risiko bahwa hampir 3 juta barel per hari bisa keluar dari pasar jika pengiriman tidak dipulihkan. Menanggapi peningkatan risiko regional, Saudi Aramco bersiap mengalihkan sebagian ekspornya melalui Laut Merah alih-alih Selat Hormuz.
Menahan sebagian tekanan kenaikan harga, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa US International Development Finance Corporation akan menyediakan asuransi bagi kapal tanker, dengan kapal perang pendamping siaga untuk membantu mengamankan jalur energi dan perdagangan. Secara terpisah, OPEC pada hari Minggu menyatakan berencana melanjutkan peningkatan produksinya setelah jeda pada kuartal pertama.