logo

FX.co ★ Brent Menguat seiring Memanasnya Perang AS–Iran

Brent Menguat seiring Memanasnya Perang AS–Iran

Kontrak berjangka minyak mentah Brent menguat lebih dari 1% hingga diperdagangkan di atas $82 per barel pada hari Kamis, memperpanjang reli pekan ini seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran setelah laporan bahwa sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menggambarkan serangan tersebut sebagai “serangan pertama terhadap musuh sejak Perang Dunia II.”

Kampanye bersama AS–Israel terhadap Iran kini memasuki hari keenam, membuat pasar tetap waspada terhadap kemungkinan eskalasi lebih lanjut dan konflik berkepanjangan. Krisis ini praktis menghentikan pengiriman komersial melalui Selat Hormuz, setelah IRGC memperingatkan akan “membakar” kapal apa pun yang mencoba melintas di jalur perairan tersebut.

Dalam upaya menahan guncangan energi yang lebih luas, Presiden Donald Trump menawarkan asuransi risiko dan pengawalan angkatan laut bagi kapal-kapal komersial yang beroperasi di Teluk Persia, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent mengumumkan langkah-langkah tambahan yang dimaksudkan untuk menstabilkan pasar di seluruh kawasan Teluk.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading